29 April, 2015

Makin tua



Makin tua makin banyak pertimbangan makin banyak hal yang harus bisa lebih dipikirkan, makin sibuk dengan urusan duniawi karena harus menyamaratakan atau sekedar memiripkan kehidupan dengan orang sekitar.

Sudah lupa rasanya tertawa bersama teman teman bahkan untuk sekedar menertawakan kekonyolan diri sendiri. Lebih banyak dan lebih sering tertawa karena melihat acara televisi. Jarang sekali tertawa karena hidup. Jarang sekali menertawakan diri sendiri, jarang sekali tertawa dengan kekonyolan teman. Terlalu sibuk untuk membangun rumah baru, memikirkan bagaimana untuk memiliki mobil baru, bagaimana caranya mendapatkan mainan perangkat canggih baru, bahkan mungkin dengan berbagai cara.

Hidup serasa lebih mudah ketika masih muda, tak banyak tuntutan selain menjalani hidup dengan baik baik. semakin tua semakin banyak tuntutan baik dari dalam keluarga sendiri maupun lingkungan. Yang sebenernya, harusnya tidak menjadikan itu sebagai suatu beban.

mungkin saatnya bagi saya untuk berpikir bahwa hidup saya akan bahagia dengan cara saya sendiri, tapi kembali lagi ke realita hidup, bahwa semakin banyak tuntutan hidup di depan mata. Kadang rasanya ingin mati muda saja, biar hidup tidak semakin ribet dan ruwet.



Tidak ada komentar: