09 April, 2016

Bintang Jatuh



Menunggu jam menunjukkan 00:00, tepat tengah malam ini, sebentar lagi, tunggu saja, sekarang baru pukul 23:14. 46 menit lagi bukan waktu yang lama, jadi bisalah kalau harus menunggu.

Tepat 00:00 nanti, dia memasuki tahapan baru dalam hidup, bertambahnya jumlah umur hidup, berkurangnya masa berlaku hidup, semakin dekat ke berakhirnya masa berlaku macam makanan kalengan di supermarket.

Aku harus jadi orang pertama yang mengucapkan selamat ulang tahun. Jadi insan yang istimewa karena berhasil menjadi satu-satunya orang yang ada di muka bumi ini, menjadi pengirim pertama pesan ucapan selamat.

Sambil menunggu kupersiapkan cupcake berwarna hijau daun yang sudah kubeli tadi sore, sudah kusiapkan juga lilin kecil berwarna hijau juga, semuanya hijau, warna yang paling dia sukai. Ketika waktunya tiba aku akan abadikan gambar dari cupcake dengan lilin menyala. Istimewa, hanya untuk dirinya.

Sebuah kotak kado dengan bungkus hijau sudah kusiapkan, besok pagi akan ku antarkan ke rumahnya, harus pagi sekali, harus sebelum dia terjaga.

Ah lima menit lagi, kucoba berkali kali untuk mengambil gambar cupcake, latihan sebelum lilin itu menyala, berbagai sudut aku coba, dicari dari sisi mana agar tampak menarik. Berkali kali juga aku harus pindah tempat dan ganti latar belakang agar pas nanti dengan hasil yang aku inginkan. Oke sip, dekat jendela saja, corak putih coklat dari tirai dan pohon kecil hijau di pot akan membuatnya tampak menarik.

Foto dengan filter yang ada di instagram sudah siap, kata pengantar ucapan selamat ulang tahun pun sudah siap,
Sekarang beberapa detik lagi sebelum tengah malam, bahkan tagar dan mention ke dia pun sudah aku ketik.

Ya, inilah waktunya....

Sebuah pemberitahuan dengan cepat muncul diatas layar, dari dia, tentang dia. Pemberitahuan dari Instagram dan Facebook dia. Ku sentuh pemberitahuan tersebut.

Terlihat foto dia dengan wajah sumringah, tetap cantik meski sepertinya foto itu diambil di tempat tidur, rambutnya terurai acak, piyama hijau, wajahnya terlihat keemasan, pantulan dari cahaya lilin diatas kue ulang tahun besar, dengan hiasan strawberry dan taburan daun mint yang mendominasi dan tertata rapi. Dua sisi pipinya merona dan bibir manis gadis mungil menciumnya di sebelah kiri, sebuah bibir dengan hiasan kumis tipis juga menempel di sisi kanannya.

Dua puluh menit berlalu, gambar itu masih aku pandangi, antara senang dan getir,
Kubuka tirai jendela latar belakang cupcake tadi, lilinnya sudah meleleh diatasnya,

Langit masih kaku, berwarna biru dan hitam pekat, sesekali tampak cahaya kelap kelip disana, semakin jauh harapan ini, karena hidupmu telah jadi miliknya, berharap ada keajaiban hadir dan doa-doaku terkabul.

Selamat malam, 

29 April, 2015

Makin tua



Makin tua makin banyak pertimbangan makin banyak hal yang harus bisa lebih dipikirkan, makin sibuk dengan urusan duniawi karena harus menyamaratakan atau sekedar memiripkan kehidupan dengan orang sekitar.

Sudah lupa rasanya tertawa bersama teman teman bahkan untuk sekedar menertawakan kekonyolan diri sendiri. Lebih banyak dan lebih sering tertawa karena melihat acara televisi. Jarang sekali tertawa karena hidup. Jarang sekali menertawakan diri sendiri, jarang sekali tertawa dengan kekonyolan teman. Terlalu sibuk untuk membangun rumah baru, memikirkan bagaimana untuk memiliki mobil baru, bagaimana caranya mendapatkan mainan perangkat canggih baru, bahkan mungkin dengan berbagai cara.

Hidup serasa lebih mudah ketika masih muda, tak banyak tuntutan selain menjalani hidup dengan baik baik. semakin tua semakin banyak tuntutan baik dari dalam keluarga sendiri maupun lingkungan. Yang sebenernya, harusnya tidak menjadikan itu sebagai suatu beban.

mungkin saatnya bagi saya untuk berpikir bahwa hidup saya akan bahagia dengan cara saya sendiri, tapi kembali lagi ke realita hidup, bahwa semakin banyak tuntutan hidup di depan mata. Kadang rasanya ingin mati muda saja, biar hidup tidak semakin ribet dan ruwet.



26 April, 2015

Ketika saya pergi ke Inggris



Lupakan tentang sepakbola, karena saya tidak begitu fanatik tentang bola, mungkin jaman saya sekolah masih mengelukan satu klub, tapi tidak saat ini, hehehe.

Kalau boleh, bisakah saya melihat istana para raja kerajaan Inggris? Atau ke landmark-nya yang lain seperti Big Ben mungkin? atau harus ke bekas markasnya Spice Girls? dan dapatkan sedikitnya satu macam merchandise dari sana? Yang pasti akan saya pamerkan ke teman sekolah yang jaman dulu sering bikin geng berlima dan selalu ber-ala Spice Girls. Dang! I win! Dan mereka tidak. Hahaha.

Eh, saya ralat ding tentang masalah sepakbola diatas. Kalo memang boleh, saya kunjungin deh markas besar klub-klub bola Inggris macam MU, Arsenal, Liverpool, Chelsea, dan nongkrong di stadion kebanggaan mereka. Saya akan nongkrong di kafe resmi mereka dan beli merchandise asli punya mereka, SATU-SATU! Dan pajang di Grup Facebook Resmi alumni seangkatan sekolah dulu, pameeerrrrrr, biar yang para top scorer jaman sekolah dulu, dan merasa paling ganteng seantero sekolah bisa lihat, aku dong bisa nongkrong di tempat impian mereka, aku dong bisa nonton di stadion yang mereka impikan sejak dulu, aku dong bisa ketemu sama tim jagoan merka. Hahaha. Dan untuk anak-anak yang sering taruhan dan ngobrolin tentang bola di loker tempat kerja. Pamer foto-fotonya nanti lewat hape, beuuhhhhh, percuma dah kalian ngobrol sampe dower dan menuhin loker dengan asap rokok. Tetep saya yang bisa ketemu tim impian mereka. Hahaha!

Sisanya akan saya habiskan keliling kota London, berharap ketemu sama sang legenda Mr. Bean. Dan akan saya coba rasanya naik Mini Cooper dia. Dan akan saya coba keliling kota mencoba menjadi Sherlock Holmes. Seruuuu!

London juga terkenal dengan kota fashion, tapi itu tidak terlalu menarik bagi saya. Harganya pasti mahal-mahal. Jadi tidak usah sajalah untuk belanja fashion item. kan uangnya juga sudah dibelanjakan merchandise Spice Girls dan Klub sepakbola.
Menutup malam ini, mari ucapkan Dream, Believe and Make it happen! Agneeezzz keleessss. Amin.

03 Desember, 2014

Nothing's Star

Hari kedua berlalu dan masih berharap ketika pintu terbuka ada dirimu disana, semua masih sama, tak ada yang berubah, semua masih di tempatnya masing-masing. Dan akan kubiarkan begitu saja, karena masih berharap dirimu akan pulang dan kembali menyambut setiap aku pulang nanti.

Sekarang semua tempat adalah kamu, semua benda adalah kamu,

Sadar, bahwa sekarang semuanya lebih rapi sekarang. Tak ada kekacauan, tak ada berantakan, tak ada noda dimana-mana. Semua tampak rapi seperti acara bedah kamar di televisi.

Bukan ini yang kumau, seriusan, mungkin kemarin memang berharap semua akan rapi seperti sekarang, jadi tak harus ada teriakan dan larangan ini itu. Tapi berbeda sekarang. Aku berharap ada tisu dimana-mana, aku berharap ada barangmu yang tidak kau simpan dengan benar.

Kamu adalah penggemar nomor satuku, kamu satu-satunya yang tidak protes dengan apa yang kulakukan. Tidak mencela ketika aku tampil dengan tarian buruk, nyanyian sumbang tak beraturan, masakan tanpa rasa. Kamu masih setia berada di dekatku.

Tarian kemarin adalah tarian terakhir dimana nafasmu masih hangat dipelukan.

Sejak kemarin semua lagu adalah tangis. Ketika semua orang berjingkrak.

Kuhitung jari,

Rasanya belum genap semua,

Kuharap dengan siapapun dirimu sekarang. Semoga berkah Tian selalu menyertai. Berbahagia selalu. Meski belum rela. Meski belum siap. 

Dear Ames, kangen SANGAT.


10 Januari, 2013

Memilih rasa, rasa luka..

Saya sebenarnya tidak suka dengan perasaan yang muncul tiba-tiba setelah sekian tahun tertimbun dengan baik dan tak seorang pun berhasil menemukan kuburan rasa ini.
Saya tidak suka rasa ini, rasa jatuh cinta! Iya, jatuh cinta,

Harusnya saya bahagia ya dengan perasaan ini, masalahnya sekarang saya tidak sendirian, dan dia tiba-tiba hadir membawakan sekop untuk membuka timbunan damai itu.

Setelah bertahun saya merasa baik-baik saja, bahkan saya sudah berani untuk melongok kembali harinya di jejaring sosial. Dan kenapa perasaan ini malah datang dan merusak hati?
Tanya tukang roti bakar yang lewat!

Saya juga tidak bisa dan harus menjaga perasaan banyak orang demi sebuah kata moral.

Sebenarnya banyak orang yang bisa jadi pilihan untuk dipikirkan hari ini. Nah kenapa dia coba yang seharian ini bolak balik di otak bodoh ini?
Bukannya sudah tahu, kalo memikirkan orang ini, ya gak akan ada akhir juntrungannya kemana, mau dibawa kemana juga tetap judulnya kacau, luka!

Dia yang tidak pernah berubah dengan isi kepalanya, saya juga yang tidak pernah berubah jika menyangkut urusan hati dengan dia. Jadi berubah menyebalkan, dan memikirkan hal remeh temeh yang kalo dibahas juga titik temunya cuma satu, BASI!

Berkali berdoa semoga dengan ini, saya bisa jadi pribadi yang lebih baik. Orang yang baik. Dimana ketika bertemu dia lagi, dia akan merasa rugi sudah hadir dan meninggalkan parit darah disini.

27 Oktober, 2012

Angin dan Banyu,

Angin, meski tak pernah kulihat lagi wajahmu, genggamanmu selalu terasa disela jariku, belaianmu selalu mengusap halus wajahku, dan kau biarkan aku terpeluk kesejukanmu,

Tapi kini kemana pun kucari, kau tak pernah lagi hadir, bencikah dirimu untuk menemuiku lagi?

Bertahun kemudian kutemukan banyu, yang bisa mengisi dahaga kesepian hatiku, membasuh wajah sedihku, menghujani hari panasku dan kemudian menenggelamkanku,

Kembali dalam kesendirian lagi

Untuk Ceu Wanda ~

24 Oktober, 2012

Mahluk sombong bernama Manusia

Sebagian Manusia terlalu sombong sebagai mahluk yang sama sama hidup dan berada diatas bumi. Padahal sejak awal Tuhan menghidupkan juga mahluk mahluk lain sebagai teman untuk menyeimbangkan hidup dan kehidupan diatas bumi ini.

Dan kemudian manusia merasa mahluk paling mulia diatas mahluk lainnya, mereka lupa bahwa mahluk lain penghuni bumi ini pun yang menjadikan diri mereka menjadi mereka saat ini.

Manusia merasa merekalah mahluk yang paling berkuasa atas hidup semua mahluk yang bernafas diatas bumi ini. Mereka melakukan eksplorasi besar-besaran atas permukaan dan isi bumi, mereka melakukan pembantaian besar-besaran untuk memenuhi nafsu lidah mereka.

Mereka lupa semua yang ada dimuka bumi ini saling terkait satu sama lain, seperti halnya efek dari kepakan sayap kupu-kupu yang menyebabkan angin badai.

Manusia menjarah hutan, menjarah laut, menjarah tanah, menjarah tempat hidup mahluk hidup lainnya, menjarah hidup banyak mahluk tuhan lain yang seharusnya bisa hidup berdampingan dengan harmonis.

Mereka kemudian memutuskan mahluk mana yang boleh hidup dan mana yang tidak berhak hidup di bumi ini.

Tuhan memang memberikan hak lebih untuk manusia agar memanfaatkan semua yang ada di permukaan tanah, didalam air, di kasat matanya udara. Tapi kemudian manusia menjadi rakus, menjadi egois, menjadi ingin superior dibanding mahluk lainnya, bahkan mereka tak segan untuk menghilangkan sesama dari kaumnya sendiri.

Saya yakin alam yang memang lebih pintar dari manusia akan melakukan tugasnya sendiri, alam kemudian akan menyembuhkan dirinya sendiri, akan menyesuaikan diri dengan setiap keadaan, meski kemudian cara mereka menyeimbangkan hidup adalah dengan mematikan semua yang hidup dan kemudian menghidupkan kembali kehidupan dengan cara yang sama seperti halnya miliaran tahun lalu. Dimana tak ada mahluk yang bernama manusia.

25 April, 2012

Orang cantik tidak akan bertanya

Orang yang memiliki kecantikan atau ketampanan tidak akan menanyakan kepada orang lain, apakah mereka cantik atau tampan? Tanpa bertanya pun, dunia akan mengakui kecantikannya.

Jadi, jika kita masih bertanya kepada orang lain apakah kita cantik atau tidak? Itu artinya kita belum cantik. Karena kita masih perlu meyakinkan diri dengan mencoba mencari dukungan orang lain agar mereka percaya bahwa kita cantik. Atau mungkin karena ada orang lain yang lebih cantik dari kita, atau kita memang tidak cantik tapi merasa cantik sampai perlu anggukan kepala orang lain untuk menyetujuinya.

Seperti halnya seorang teman yang menurut saya dia cantik, tapi dia malah minder dan tidak merasa kalau dia itu cantik. Dia bahkan malu untuk tampil dan hadir diantara banyak orang. Saya harus berkali-kali meyakinkan bahwa dia memang cantik. Cantik itu relatif, dan jelek itu mutlak.

Pepatah itu memang benar adanya. Jika saya bilang si A itu cantik rambutnya, maka menurut teman saya si A itu cantik matanya. Kita melihat seseorang cantik dari berbagai hal. Dan ketika saya bilang si B itu jelek, maka dengan anggukan penuh keyakinan teman saya akan menyetujuinya. Hehehe, becanda.

Seseorang akan terlihat cantik justru ketika bukan dia yang menyadari, tapi orang-orang disekitar yang akan memuji dan bilang bahwa dia cantik tanpa si orang cantik itu bertanya Apakah dia cantik atau tidak. Begitu pun dengan orang-orang yang bertanya tentang kaya atau tidak? Bijak atau tidak? Baik atau tidak? Setia atau tidak? Maka perlu ditanyakan tentang semua itu.

Karena sekali lagi, orang kaya tidak harus berkoar-koar dia kaya atau tidak. Karena mereka tidak harus mengumumkan kekayaannya, toh orang lain akan melihat dan mendengar sendiri jika dia benar-benar kaya atau tidak. Orang yang benar-benar kaya tidak akan bertanya apakah dia kaya atau tidak, kita mengetahui sendiri kekayaannya.

Jadi kamu yang masih bertanya tentang semua hal di didirimu saat ini, masih berani bertanya dan gembar-gembor situ kaya? Eeeeww, itu menunjukkan banget kalau kamu belum bener-bener kaya.

Dan karena saya sering bertanya sama teman-teman saya apakah saya sombong atau tidak? Jawabannya sudah tahu kan? Hehehe, Have a luvely Wed-nite all...

21 Maret, 2012

Mood Booster After Work

Yup, kalo udah berasa jenuh dengan rutinitas, biasanya saya emang butuh Mood Booster untuk tetap bisa bertahan. Karena JobDes atau kerjaan ga bisa kita ganti semau gw, perusahaan siapa pula sampe bisa gonta ganti JobDes yang kita mau, hohoho, maka rutinitas sebelum dan sesudah kerjalah yang saya ganti.  

Jadi, karena banyak jalan menuju Roma, begitu pula banyak rute yang bisa saya pilih untuk menuju dan kembali dari kantor. Sebenarnya yang paling banyak pilihan dan waktu luang yang paling enak sih memang rute menuju pulang ya, kalo rute untuk berangkat kantor sih tetep cari yang paling cepat.   Rute pulang dari kantor itu banyak sekali meski mungkin jarak tempuh akan lebih lama dari rute biasanya, tapi justru dengan memilih rute-rute baru itu, banyak hal yang bisa saya jadikan Mood Booster. Biasanya saya tidak akan terburu-buru dalam memacu kendaraan di rute baru ini, karena akan ada banyak pemandangan indah sepanjang jalan yang bisa untuk dijadikan ajang cuci mata dan bisa bikin mesem-mesem sendiri. Dan akan ada ditemukan tukang jajanan pinggir jalan yang menjual makanan yang ga biasa saya temui, dan itulah saatnya saya berhenti dan jajan disana, hohoho. Atau kalo memang tidak menemukan tukang jajanan yang asyik, maka saya akan mampir di mini market yang ada dan menikmati cemilan di depan mini market itu atau cari tempat yang rindang dan enak untuk duduk-duduk sambil nongkrong dan menghabiskan cemilan itu. Tapi beneran dah, tiap kali coba rute baru, pasti ada saja tempat yang enak untuk berhenti. Coba deh.  

Tapi kalo lagi ada uang lebih dan punya waktu luang yang panjang, biasanya acara ngopi-ngopi cantik juga kadang jadi pelampiasan untuk Mood Booster. Apalagi kalo sudah banyak buku atau tulisan favorit yang belum juga tersentuh padahal judah disimpan lama untuk dibaca. Maka ngopi-ngopi cantiklah yang saya pilih sore pulang kerja.  

Tempat favorit untuk ngopi cantik sore-sore di sini biasanya saya pilih Es Teler 77, karena kalo weekday selalu lengang dan enak untuk dikunjungi untuk saya yang lebih nyaman sendirian. Mungkin juga karena saya suka dengan menu tape bakarnya meski sering banget itu tape bakar absen di sana dan saya terpaksa harus menggantinya dengan pisang bakar atau roti bakar untuk menemani Milo hangatnya.  

Untuk gerai kopi sebenarnya di sini juga ada sih yang enak, di food-fest nya Resinda, tapi itu gerai kopi entah mengapa selalu penuh dengan abege-abege cokin yang gerombolan, yang gerombolan ceweknya sibuk dengan jejeritan dan gerombolan cowoknya sibuk cekakan. Dan jadi berasa tua-nya juga sih kalo kesana, hahaha.  

Oh iya, kalo untuk tempat yang nyaman dikunjungi baik hari kerja ataupun akhir pekan, dan jarang sekali pengunjung yang makan di tempat, tempat itu ada di samping Holland Bakery di tuparev, Dunkin Donut! Di sini mau duduk berapa jam juga bisa tetep anteng karena banyaknya pengunjung yang take away. Hanya saja minus sofa ya di sini. Tapi dijamin sepi!   Nah kalo udah melakukan cara-cara tadi, biasanya mood kembali naik bagus, apalagi setelah baca-baca tulisan atau buku yang bisa memotivasi diri dan membuat sadar bahwa banyak hal yang bisa membuat hidup ini indah dan menemukan bahagia dari diri dan sekitar kita, yang ga usah dicari karena ternyata udah ada di dekat kita.  

Sekarang saatnya istirahat, tetep semangat dan jangan lupa senyum ya untuk hari ini.

Terima kasih untuk nafas dan kesehatan dan kebahagiaan hari ini.

Amiin.

04 Maret, 2012

Mimpi Sesudah Mati...

Saya baru saja kehilangaan seorang sahabat seminggu yang lalu. Dia meninggal setelah harus mendekam satu minggu di Rumah Sakit, dia lebih muda dari saya, harusnya dia bisa tinggal lebih lama di dunia yang palsu ini kan ?

Semasa beliau hidup, dia banyak sekali memiliki mimpi dan selalu menggebu - gebu jika sudah mendiskusikan dan menjelaskan semua hal tentang mimpi - mimpinya itu.

Semua mimpi dan harapan dia, bertentangan terbalik dengan harapan keluarganya. Sebagai anak laki - laki satu - satunya, keluarganya berharap banyak terhadap dia. Dia lah yang nantinya diharapkan akan membawa dan meneruskan nama baik keluarga.

Oleh karena itu, selama ini dia tidak pernah menceritakan mimpi-mimpinya itu terhadap keluarganya, harapan dia yang hampir membuncah karena dia pikir sudah banyak sekali ide di kepalanya yang harus dia tuangkan di alam nyata ini. Berkali-kali dia ajak saya untuk membantu mewujudkannya, saya harap saya bisa mewujudkannya tiap kali dia mengemukakan hal itu, tapi sekali lagi masalah dana yang tetap jadi kendala.

Dan hingga kemarin dia terbaring di rumah sakit, dia tetap menggenggam mimpi-mimpi itu erat-erat.

Hingga detik itu tiba, dan entah darimana keluarganya tahu mengenai mimpi-mimpi itu. Mereka berteriak dan memohon agar mimpi itu bisa terwujud.

kenapa ya ketika dia masih sehat dan masih berada di alam penuh dusta ini mereka justru jadi orang yang terang-terangan menentang dia, dan kemudian berubah berbalik ketika tahu bahwa mimpi itu ikut terkubur disana, di dalam tanah itu bersama dia.

Kenapa tidak berusaha ketika dia masih ada,

05 Februari, 2012

Last seen Jan 26 at 22 : 48

Its the last time I chat with him, not so many words were typed, its just some 'take care' and 'big hug',

I decided not to come and accompany him to Airport, neither his home. I have my own reasons to do that. I saw his eyes when the last time we met, it said, 'sorry, it didn't work as we expected' and I do agree with that.

I thought it because of him, I thought won't make him suffered as since we met, but oh, it wasn't like that,

Still the same reason, you never want to see me crying, you always repeated the same words that I've ever told you
'it better we don't meet each other'
I never meant to said that !! How come those words were out of me ?

I never see you again since that day, either you didn't answer all my callings, even my 'say hi' on chat,

it could be the last words,
But, when someone say 'Goodbye' to you, it means he will leave, and he won't comeback again,
Even he's come home, it won't be the same again,

25 Januari, 2012

Tidur dan berharap tak ada hari ini

Tak ada yang ingin aku lakukan selain memejamkan mata ini dan berharap waktu berlalu hingga ke hari tidak ada lagi dirimu di kota ini, karena tak ada yang bisa aku lakukan meski kau disini, hanya terpisah belasan kilometer, yang bahkan dengan berlari pun aku mampu menjamahmu, tapi tidak ada yang bisa aku lakukan, kamu tertutup rapi bak kado ulang tahun mahal.

Semakin dekat ke kamis, dan semakin lepas harapan untuk bisa membuatmu tinggal dan membiarkan aku mendekapmu.

Kau ulurkan tanganmu, sebagai ucapan perpisahan, tak akan pernah aku sambut tanganmu, bagiku, tak akan ada perpisahan, sampai kapan pun.

Jika setahun kemarin aku bisa melewatinya dengan baik, tanpa kamu, tanpa harus mengubah rasa ini, maka jika aku harus kembali menunggumu, setahun lagi, maka takkan ada lagi yang harus kamu ragukan dariku, tetap rasa itu sama.

Tak ada yang ingin aku lakukan selain memejamkan mata ini dan berharap waktu berlalu hingga ke hari tidak ada lagi dirimu,
tak ada lagi hari aku harus berkali - kali menekan nomor yang kuhafal diluar kepala, yang bahkan dirimu sendiri pun lupa.
Tak harus lagi ada ratusan pesan singkat tanpa balasan.
Tak harus ada lagi kutunggu jam makan siang diluar.
Tak harus lagi ada pelukan dipunggungku,
Tak harus ada lagi vitamin C botolan di genggaman,
Tak harus lagi ku usap punggung tanganmu,
Tak harus ada lagi caramu membuatku menyerah kegelian,
Tak harus lagi ada jari jemari kita bertautan sepanjang jalan,
Tak harus ada lagi KITA, karena yang tertinggal hanya aku,

Tak ada yang ingin aku lakukan selain memejamkan mata ini dan berharap waktu berlalu hingga ke hari tidak ada lagi dirimu, dan biarkan aku membuka mata ini ketika aku bisa merasa ada dan berarti untukmu, tidak hanya sekarang, tidak hanya nanti, tidak hanya kamu.

My Other Half

19 Januari, 2012

Hatiku berhenti di kamu

Tak peduli kamu siapa,
Hatiku berhenti di kamu

Sejelek apapun jadinya dirimu,
Hatiku berhenti di kamu

Meski semua orang menganggap kamu makhluk jahat,
Hatiku berhenti di kamu

Sekarang atau seribu tahun nanti pun,
Hatiku berhenti di kamu

Aku tahu kamu takkan bisa lepas darinya,
Tapi hatiku berhenti di kamu

Aku memang takkan lepas dari hidupnya,
Dan hatiku sudah berhenti di kamu

Ketika kita sudah hidup masing - masing,
Hatiku tetap berhenti di kamu

Meski dia yang kamu anggap manusia sempurna dan seharusnya untuk saya,
Hatiku berhenti di kamu

Ketika kamu menjadi Korea, Cina atau Indonesia,
Hatiku berhenti di kamu

Meski kamu tinggal di Bojong Picung atau Bandung Coret atau Lamaran,
Hatiku berhenti di kamu

Kutunggu kamu disini, tak ada pilihan lain,
Karena Hatiku berhenti di kamu

Baiklah akan saya ungkapkan yang sebenarnya, akan saya jelaskan alasan saya mencintaimu dengan 'jika' dan 'karena',
Saya mencintaimu jika saya mencintaimu,
Saya mencintaimu karena saya mencintaimu,

17 Januari, 2012

Kamu yang jadi teman hidup kekasihku !

hei kamu !
Ya kamu yang jadi teman hidup kekasihku,
Maafkan jika aku sudah masuk dalam kehidupan kalian, aku tahu itu sangat salah. Tapi andai cinta bisa memilih, aku takkan memilih dia yang jadi akar dihati ini.

Menyakitkan memang jika orang yang kita cintai dan sudah menjadi teman hidup selama beberpaa tahun ini kemudian punya seorang kekasih lain, dan itu bukan kamu. Aku sepenuhnya mengerti tentang itu, dan akan kulakukan hal yang sama jika aku berada di posisimu sekarang, saat ini.

Tapi hei, manusia berubah, semua takkan menjadi sama dalam hitungan waktu, orang yang kamu cintai sedetik lalu, mungkin akan kamu benci di detik kemudian, dan akan kamu cintai lagi di detik berikutnya, inilah yang terjadi dalam hidupmu, sekarang.

Aku datang dalam keadaan yang tidak tepat untuk dirimu, aku datang ketika dia sudah berubah, andai aku juga bisa membuat dia kembali kepadamu tanpa harus mendorong dia jatuh.

Aku mencintainya sebesar cinta yang sudah kamu berikan padanya, bisa jadi lebih, bisa jadi kurang, hanya cara kita saja yang berbeda.

Aku menginginkan kehidupan bahagia untuk dia seperti yang sudah kamu lakukan selama ini, hanya saja kadang bukan begitu cara memegang dia saat ini. Kamu meremasnya sekarang, bukan lagi memegang erat.

Kekasihku yang juga teman hidupmu selalu ada untuk kita, dia akan menjadi bagian dalam hidup kita entah sampai kapan dia akan berubah lagi, siapkan pakaian perangmu ketika dia mulai berubah lagi, dan akan kusiapkan hati ketika dia sudah siap.

kamu tahu...
Suatu saat nanti, entah berapa lama lagi waktu itu akan tiba, dia akan meninggalkan kita juga, untuk seseorang yang sudah siapkan disana, dia tidak akan menjadi teman hidup kamu dan tidak akan menjadi kekasihku, jadi mari kita menunggu waktu itu tiba dengan membiarkan ia menikmati saat - saat bersama kita tanpa harus ada yang mengakui bahwa dia harus denganmu atau denganku.

Dalam satu putaran waktu dia akan berada disampingmu dan mendengkur halus di tengkukmu, itu yang tidak pernah aku dapatkan hingga saat ini, aku hanya matahari untuk hidupnya, dan kadang menjadi bintang diantara mendung senja. Kamu akan jadi bulan dan bintang kemudian, bahkan kamu yang lebih sering berada di posisi matahariku. Dan aku tak pantas jika harus mengeluh dengan itu. Kamu punya hak sepenuhnya.

Kamu menganggap saya begitu mengancam,
Ketahuilah, saya bukan ancaman, yang jadi ancaman untuk dia justru ego mu,
Kamu tak pernah melepas dia bebas, kamu malah menambah rantai dikakinya,

Halah, siapalah aku yang sok tahu ini, aku bahkan belum pernah berbicara denganmu,

Jujur, aku bahagia jadi bagian cerita ini, meski harus mencorat coret dinding indahmu, maaf, aku tidak punya pilihan.

Yang pasti aku hanya ingin dia bahagia, meski itu harus denganku, atau denganmu, atau dengan masa depannya nanti,

07 Januari, 2012

Don't go Korea

Saya percaya takdir, seperti saya percaya ketika pertama kali saya bertemu denganmu. Meski saat itu tak sempat dirimu menyadari keberadaan saya.

Setahun kemudian, saya benar - benar bertemu denganmu. Benar - benar bisa membuatmu berpaling, tersenyum dan menyadari keberadaanku. Dan saat itu, kita tak lagi saling sendiri.

Kamu hanya memberi saya waktu tidak lebih dari dua bulan. Dan semua halaman agenda tentang kita harus saya robek untuk tidak menjadi bagian masa depan kita. Kamu memutuskan untuk pergi sendiri. Tanpa ada saya atau dia, teman hidupmu.

Ya, saya cemburu pada dia, yang selalu bisa disampingmu setahun ini.

Saya cemburu pada dia yang setiap malam bisa menatap lelap tidurmu dan memastikan kau baik - baik saja.

Saya cemburu karena dia yang berada di dekapanmu, bukan saya.

Saya juga ingin merasakan hembusan lembut nafasmu disamping saya ketika ternyenyak dan bermain di alam mimpi.

Ku cemburu pada dia tentang segala yang ada pada dirimu.

Setahun kini sudah, saya menanti kembali dirimu. Kamu memang kembali, tapi bukan untuk saya. Kamu masih saja bergelut dengan hal yang sama seperti setahun lalu. Hal yang sebenarnya tidak pernah kamu impikan dan inginkan.

Kamu memang tak akan pernah lepas dari genggaman dia, dia yang memang bisa memiliki kamu dan membuat kamu terus menerus terikat dalam cakaran tajamnya. Sudah banyak akar yang dia tanam di kaki dan hatimu. yang membuat dirimu bahkan tidak bisa bernafas.

Melihat bagaimana dia berusaha memberikan yang terbaik untukmu, bagaimana dia berusaha membuat kamu tinggal, semua yang dimilikinya rela dia berikan untukmu. Membuat saya menyalahkan diri karena berusaha mengalihkan hidupmu untuk saya.

Sekali lagi kamu lari dari hidup, hidup saya dan dia, hidup yang sama - sama kami tawarkan untukmu.

12 Februari, 2011

Pesan facebook - 2 (today)

Barangkali iya. Barangkali juga tidak. Apa gunanya mencari tahu? Setahuku cinta tidak butuh alasan. Manusialah yang bersusah payah merangkai formula untuk merumuskan cinta. Jatuh cinta karena begini. Jadi sayang karena begitu. Toh akhirnya kita menyerah pada kesederhanaan itu: Mencintai karena mencintai.

Aku mencintai dadamu yang tidak bidang, bulu-bulu kasar di tubuhmu, tahi lalatmu. Aku mencintai caramu tertawa, tarikan sudut bibirmu, senyum lebarmu. Aku mencintai lipatan perutmu, pundakmu, lengan-lenganmu yang besar. Aku mencintai kening lebarmu, mata teduhmu, bibirmu. Aku mencintai caramu menatapku. Aku mencintai kecupanmu yang berkali-kali. Aku mencintai pelukanmu lebih dari aku mencintai hujan.

Aku mencintaimu lebih dari hamparan pasir hangat, merdu gelombang laut, semburat keemasan senja, dan lengkungan pelangi.

Aku mencintaimu lebih dari semua keindahan yang pernah kutemui.

Serumit dan sesederhana itulah aku menyayangimu.

*pesaninipernahsayakirimkandandikirimbalikkesayahariini

Pesan Facebook - 1 (today)

Pertama kali saya melihatmu malam itu, saya tahu dan saya yakin saya pernah melihatmu, tapi saya tidak tahu dimana.
Tapi saya yakin saya pernah melihatmu. Dan pernah bercengkerama dengan dekat.

Ketika saya akhirnya bertemu kembali di tempat Tuhan. Saya tidak tahu apakah kemudian Tuhan menginginkan saya untuk kembali bertemu dirimu. Dan saya tahu, saya menyadari bahwa saya memang sudah jatuh cinta denganmu, bahkan sebelum kita bertemu.

Kemudian kita bersama, dan saya terlalu banyak menuntut kepadamu. Saya selalu ingin kamu ada di sisi saya.
percayalah, SAYA BEGITU TAKUT KEHILANGAN LAGI DIRIMU. Saya tidak ingin lagi bertanya - tanya dimana kita pernah bertemu sebelumnya.

Andai boleh saya memilikimu, saya akan memilikimu, dengan sah ! Agar dirimu tidak lagi harus pergi dari saya...
agar saya bisa memilikimu selamanya....

Andai....

Saya yakin kita pernah bertemu sebelumnya...
Dan saya tidak ingin KEHILANGAN dirimu lagi...

*pesandarifacebookyangsayaterimahariiniadalahpesanyangpernahsayakirimuntukseseorang

05 Februari, 2011

Katanya Cintaaaa,

Seorang teman menangis tadi malam setelah mengetahui pacarnya ternyata nge- gebet sahabatnya sendiri. Dia menangis sepanjang jalan dan sempat pake acara pingsan segala. Saya yang waktu itu ada di tempat kejadian ikut – ikutan repot menyadarkan dan menghibur dia.

Setelah keadaan dia membaik dan mulai bisa diajak komunikasi lagi, iseng – iseng saya bertanya sama dia, kenapa sampai segitu nya sih cinta sama orang yang udah jelas – jelas tidak mencintai dia, malah nge-gebet temen dia.

Saya : “Emang lo segitu cinta-nya ya sama si X itu ?”

Teman saya : “Ya iyalah gue cinta banget sama dia… kalo ga cinta ngapain gue nangis dan banyak berkorban segalanya untuk dia ? “ (dengan nada tinggi nih dia jawabnya).

S : “Iya gue ngerti, Cuma yang gue heran, apa sih yang lo dapet dari dia ? bukannya selama ini dia udah morotin lo, minta ini – itu, lo bayarin uang kosan-nya dia, beliin ini – itu, emang lo ga ngerasa gitu kalo dia manfaatin lo doang… ?

TS : “Gapapa lah mau dia morotin gue kek, gapapa, asal dia ada disamping gue terus.”

S : “Sebenarnya apa sih yang lo harepin dari dia ?”

TS : “Gue harap dia bisa sayang sama gue, cinta sama gue, mau manjain gue, kayak gue manjain dia…”

S : “Termasuk seks… ?”

TS : “Ya iya lah, siapa sih yang ga mau nge-seks sama dia, tapi gapapa ding, meski dia hanya cinta sama gue juga udah cukup…”

S : “Maaf nih ya… kok kesannya dia pelacur ya.. lo bayarin semua kebutuhan dia for seks…”

TS : “Ya biarin aja…” (mata temen gue mendelik deh..)

S : “Trus, kenapa lo nangis kalo dia pergi…?”

TS : “Ya iya lah, siapa lagi yang nemenin gue malam minggu, ngelus – ngelus pala gue… yang bisa gue ajak kondangan…”

S : “Lo sebenernya butuh pasangan hidup ato temen malam minggu ama kondangan sih..”

TS : “Ih elo mah ga ngerti sih…”

S : “Iya gue emang ga ngerti arti cinta lo ke dia…”

TS : “Cuma yang bikin dada gue nyesek… kenapa dia malah ngajak pacaran si W, kenapa bukan gue yang sudah banyak berkorban untuk dia… dia egois banget ga sih, kenapa dia ga pernah mikirin gue, kenapa dia selalu mikirin diri sendiri sih…”

S : “Gimana ya… sebenernya yang egois bukan dia deh…”

TS : “maksod loooo ?!! kalo bukan dia yang egois, trus gue gitu ?! “ (emosi jiwa lagi deh ni anak, telunjuknya berapa kali nusuk dadanya sendiri, ga sakit apa)

S : “Bukan gitu juga kali… nih coba deh baca dulu ini… nanti kamu akan mengerti kenapa” (sambil menyerahkan lembaran kertas)

Isi tulisannya ini nih, pernah baca ini waktu pertama datang ke karawang. Mudah – mudahan berguna juga buat yang baca :

Jangan bersedih ketika DIA pergi
Mungkin bukan untukmu
Mungkin tidak untuk saat ini.

DIA mungkin lelaki “ hebat,Tampan,Cerdas ” yang sempurna yang kamu cari selama ini
Tapi apa kamu pernah berpikir dan bertanya pada hati kecil kamu ”apa DIA yang terbaik...???

Yakinkah kamu bahwa DIA bukan hanya ‘obsesi”semata, bukan hanya untuk membuat kamu bangga karena bisa membuat orang lain ingin membunuhmu karena DIA memilihmu?

Yakinkah kamu kalau DIA bukan sekadar pajangan yang ingin kamu pamerkan ke teman-teman kamu?

Mari lihat lebih dari yang terlihat
Belajar melepaskan…

Yakinlah suatu hari nanti
Bila saatnya tiba
Akan datang seseorang yang benar-benar menyayangimu
Orang yang akan melakukan apa saja hanya untuk membuatmu kembali tersenyum
Orang yang merasa menjadi orang yang paling beruntung di dunia karena bisa mendapatkanmu.
Orang yang merasa sangat bersalah dan menyesal karena telah membuatmu menangis
Orang yang rela kerja keras hanya agar kalian berdua bisa menempati rumah yang layak
Orang yang tidak peduli apa perut kamu sudah mulai buncit atau rambut kamu mulai beruban
Orang yang tetap bilang kamu cantik/tampan bahkan ketika kamu baru bangun tidur
Orang yang hanya melihat “kamu” bukan dari apa yang kamu pakai, karena pekerjaan kamu, karena caramu memperlakukan dia, dan bukan dari apa saja yang telah kamu lakukan untuknya.
Orang yang akan menunggu kamu dengan sabar sampai kamu berkata “ I do”

Kamu sempurna apa adanya dan yakinlah bahwa akan ada seseorang yang berpikir seperti itu tentang kamu


dan mungkin itu bukan DIA.

Dibutuhkan begitu banyak keberanian, cinta, keyakinan, hati lapang dan terbuka kebijaksanaan dan pikiran yang jernih untuk melewati masa-masa sulit ini

Yeah, it’s not easy to handle, but sure it’s a blessing in disguise

Jangan melawan takdir
Hadapi dengan semua ketegaran yang kamu punya
Hidup ini terlalu indah untuk disia-siakan.
Hidup bukan hanya soal menemukan belahan jiwa
Hidupmu terlalu berarti hanya untuk menangisi kepergian DIA
Hidupmu bahkan begitu singkat untuk mencari tahu mengapa DIA meninggalkanmu.
Masih banyak hal yang bisa kamu lakukan untuk membuat hidup kamu berarti
Jangan habiskan waktu hanya untuk melihat kebelakang karena apa yang ada di depanmu jauh lebih indah bila kamu ingin membuka mata dan hati kamu...
jadi mulai sekarang biarkan DIA pergi
mulai saat ini hadapi kenyataan dan lanjutkan hidup.

Eh udah baca tulisan diatas, dia malah tambah kenceng nangis nya,
Cape Deeehhh…..

Sebenarnya menurut saya, kadang ketika kita ditinggalkan oleh orang yang sangat kita cintai...
Sebenarnya kita bukan menangisi dia, orang yang kita cintai itu,
tapi kita menangisi diri sendiri,
kita sendiri yang takut sendirian dan menginginkan dia tetap ada disamping kita,
kita yang masih butuh dia,
kita yang ketkutan tak akan ada lagi yang akan membuat masakan yang enak untuk kita,
tak ada lagi yang akan memberi nafkah,
tidak akan lagi tempat untuk bergantung,

Semuanya ternyata "tentang diri sendiri"... bukan tentang dia....
Semua karena kita, kita, kita, kita.... bukan dia...

Jadi yang egois sebenarnya kita ato dia yang pergi...
Siapa tau ternyata ketika dia pergi, memang itu yang akan membuat dia bahagia,
dan bukan bersama kita,
tapi tetep ga rela ya dia pergi...

egois ah... katanya cintaaaaa.. kalo cinta harus rela melihat orang yang kita cintai bahagia, dan memilih jalan hidup yang menurut dia baik, meski dengan itu, pilihannya adalah meninggalkan kita...

Katanya cintaaaa.... ternyata cuma egois saja....

31 Januari, 2011

Foto Kenangan



Membuka koleksi foto di situs jejaring social, ada 156 gambar saya yang ditandai oleh teman – teman saya. Membuat saya tersenyum – senyum sendiri,

Ada foto saya dan teman di perusahaan lama, dimana saya merasa bukan lagi bekerja, tidak ada beban waktu itu. We are family !!! Dan saya kangen berat sama mereka. Di keheningan pagi ini saya benar – benar merasa merindukan “Geng Ruang 5”.

Ada foto kue ulang tahun saya, perayaan ulang tahun, tahun kemarin, dimana saya sendiri tidak hadir dalam perayaan itu, hehehe, dan teman – teman saya dengan baik hati mengabadikan kue ulang tahun yang tidak pernah saya tiup lilin-nya.

Ada foto dengan mantan saya, yang saya sendiri tidak tahu kapan foto itu dimuat, cukup terkesan bahwa saya memiliki momen itu. Dan dengan sudut pengambilan gambarnya yang luar biasa, dimana saya tidak siap untuk mengacungkan dua jari ke depan… “Cheerrssss!!!!”

Foto reunion dengan Geng jaman SMA dulu membuat saya juga tersenyum dengan kenakalan dan keisengan serta kegilaan di jaman itu, dan untuk foto waktu jaman SMA dulu, saya masih menerka – nerka, siapa aja ya teman saya yang ada di foto, nyesel dulu kenapa ga ngambil daftar absen di ruang TU, padahal kan bisa disimpan untuk kenang – kenangan. Fiuh !!! Dan untuk Geng Caem kita…. I miss u all guys… sebentar lagi akan ada kejutan nih dan berharap kita semua bisa kumpul pada saat itu. Waktu sudah mengubah segalanya ya , tapi seperti lagunya “Spice Girl” – Friendship never ends… hahahaha !!

Foto di acara kawinan temen, dan selalu saya jadi perusak suasana, karena hasil fotona akan terasa seperti kita lagi kumpul cewawakan… ga ada yang serius… tapi seneng juga karena selalu saya dengan senyum paling lebar di acara – acara itu.

Foto kumpulan satu department perusahaan lama, dimana saya masih culun, masih muda dan cakep, hahaha ! Plus foto – foto satu team yang selalu berganti – ganti personil, menyenangkan dan merindukan masa – masa itu, huft….

Gathering dengan teman – teman dari dua perusahaan terdahulu, tetap saya yang tidak pernah diam, berteriak kesana kemari, mabuk perjalanan, permainan yang tidak ada habisnya. Huaaaa, teman yang lain ada yang kangen ga ya masa itu, saya sih iya banget dah !

Foto saya jadi team atlit, hahaha ! pertama kalinya jadi anggota dari team olahraga, meskipun bukan ahli, tapi tetep saya lalkukan yang terbaik dan jadi pusat teriakan… a-la arteeesssss…

Foto di tempat makan, nah ini yang paling banyak, baik foto waktu bareng sama teman kerja atau teman SMA, banyak banget foto yang diunggah diambil pas lagi acara makan – makan. Dan juaranya adalah Pizza Hut, mau yang di Puri Indah Jakarta Barat, mau yang lagi di Citraland, mau yang lagi di karawang, kayaknya dari dulu ini tempat pelarian saya ya ?

Nah foto yang membuat saya kangen setenagh hidup adalah foto –foto saya yang lagi on-stage, kenapa foto nya Cuma sedikit ya, padahal ada banyak sekali saat – saat itu, huft, dimana saya simpan koleksi nya ya….

And for most favourite picture goes to......
Foto dipostingan ini, waktu saya lagi maleslah diambil gambar, lagi masa - masa stress karena kerjaan yang menumpuk, lihat kan meja kerja saya yang berantakan....

hehehehe

19 Januari, 2011

Based on her story

“Menurutmu mana yang lebih menyakitkan, dia mengetahui saya berselingkuh atau dia sama sekali tidak mengetahuinya ? “

“Saya bertemu dengan orang baru, saya tidak tahu apalagi ini namanya. Mungkinkah saya jatuh cinta lagi ?”

“Dia anaknya lucu, saya baru mengenalnya satu bulan ini.”

Kamu terus berceloteh, tanpa saya menanggapi atau menjawab pun kamu sudah kembali mengucapkan kalimat – kalimat baru.

Dan matamu berbinar ketika kamu mengucapkan kalimat terakhir.

Saya tahu kamu sudah berbohong dengan bagaimana cara kamu akhirnya bertemu dengan “orang baru”-mu itu. Saya mengenalmu tidak hanya seminggu. Dan ini bukan pertama kalinya kamu berbohong dan berselingkuh. Jadi, saya tidak tahu harus berkomentar apalagi. Dan lagi – lagi saya hanya memaklumi dan menyimpan rapat – rapat ceritamu dari pacarmu, yang juga sahabat baik saya.

Tadinya saya mau mengingatkanmu tentang kasus terakhir. Kasus tentang kejadian luar biasa. Kesalahan yang sama seperti sekarang ini.

Saya harap kamu masih mengingatnya, ketika sebuah tangan melayang kea rah pipimu. Ketika kepalamu dengan keras menghantam tembok.

Dan kamu harusnya tahu, dia menangis semalaman dan terus – terusan mengucapkan penyesalan karena melakukan itu padamu.

Saya tidak melakukan apapun, itu urusan kalian berdua. Dan bukan hak saya untuk memutuskan siapa yang salah dan benar.

Kamu tidak pernah belajar dari kesalahan.

Kamu manusia paling bebal yang saya kenal.

Penyesalanmu kemarin sepertinya sudah tak berbekas lagi.

Dan sekarang dengan tanpa dosa kamu akan berbohong lagi dan memohon agar saya ikut menambal kebohonganmu agar kamu bisa bebas malam ini, melewati waktu dengan “orang baru”-mu.

Dan dengan berlarian kecil setengah meloncat, kamu meninggalkan saya. Sambil tersenyum penuh kemenangan.

Tahukah kamu, sekarang pun dia sudah menemukan orang lain. Sama sepertimu, dia pun berlaku hal yang sama dibelakangmu. Dan akan kembali bersikap seolah tidak terjadi apa- apa ketika kalian bertemu dan bercumbu lagi.

Kalian memang ternyata pasangan yang hebat.

Selamat !

~based on her story~